Kotak Otak
Morrissey - Alma Matters
i was there!!! yess.. akhirnya gw bisa menyaksikan secara langsung si Dewa Britpop ini. pas denger intro lagunya dimainin, anjiiss langsung merindiing. semua penonton yang ada di tennis indoor juga pada nyanyi, malah sampe enggak kedengeran suaranya si om Moz.
waktu kemaren om Moz buka konser pake lagu How Soon is Now? rasanya mau pengsaaaann!!! masalahnya sebelumnya gw udah nebak-nebak juga, kira2 dia mau bawain apa. soalnya dari setlist yang gw liat di negara lain, beda-beda lagunya dan yang ini untuk pembukanya sama kayak di Singapore. sebenernya How Soon is Now? itu lagunya The Smiths, tapi berhubung yang nyanyiin sama gpp lah, itung2 ngobatin kangen sama The Smiths.
om Moz emang udah tua, secara kualitas suara sama aksinya udah jauh menurun. tapi satu yang enggak ilang dari dia, gaya flamboyan!!! damn, dia tetep keliatan cool dengan gayanya itu. dia cuma berdiri, terus kakinya disilangin aja udah keren mampus.
tapi ada juga lagu yang harapin dibawain sama dia malah enggak masuk setlist kayak The More You Ignore Me, Please Please Please Let Me Get What I Want sama There is A Light That Never Goes Out. cuma aura konsernya dia kemaren itu masih terasa sampe sekarang. asli.. dari banyaknya konser yang udah pernah gw tonton, ini doang yang paling asik.
omong-omong soal mimpi, sebenernya banyak juga impian gue yang belom kekejar. entah gue-nya yang enggak mau lagi ngejar atau kesempatannya emang enggak ada atau gue ngerasa mimpi-mimpi gue selama ini percuma. satu-satunya mimpi gue yang terwujud adalah jadi wartawan.
secara spesifik niat gue jadi wartawan emang terwujud sejak gue lulus kuliah. gue inget dulu waktu masih SMP, gue pengen banget kerja di majalah remaja dan itu terwujud! ternyata minat gue yang dari dulu emang ke musik lebih gede, terus jadilah gue wartawan musik seperti sekarang ini! intinya mimpi gue untuk jadi wartawan seperti apa yang gue inginkan emang terwujud.
tapi ada juga mimpi gue yang lain, yang enggak tahu kapan bisa tercapai sedikit demi sedikit. selain sama musik, gue punya ketertarikan besar sama bidang budaya. entah mengenai apapun yang berbau kebudayaan gue suka mau modern ataupun tradisional. dulu sempet gue mikir, apa gue kuliah salah jurusan. ditengah jalan gue mikir, kenapa dulu gue enggak masuk fakultas antropologi aja. tapi itu udah lewatlah, cuma gue masih kepengen untuk jadi seorang budayawati.
pengen keliling Indonesia sampai ke pelosok pedalaman adalah cita-cita gue yang paling tinggi! itu jelas sampai sekarang enggak terpatahkan. sekarang tinggal gimana caranya membuat mimpi gue jadi nyata.
dan ini adalah yang paling terlupakan. GUE PENGEN JADI DOSEN!! mungkin ini kedengarannya cukup gila! seorang galuh minat jadi dosen! man lau kerasukan apa?? mungkin gitu orang mikirnya. tapi sumpah, pikiran ini dateng dengan sendirinya ketika gue skripsi dulu. dalam hati gue bilang, gue harus ngambil S2 biar bisa jadi dosen.
dulu sempet iseng-iseng gue ngelamar jadi dosen di BSI Salemba. diluar dugaan, gue dipanggil!! entah apa gerangan saat itu gue ditelpon beberapa kali untuk dateng, mereka mau ngeliat cara gue memberi materi. saat itu, gue bener-bener baru lulus kuliah, enggak tahu apa yang harus dilakukan dengan panggilan itu. dan akhirnya tawaran itu gue lewatkan begitu aja. nyesel? enggak tahu juga.. mungkin iya tapi penolakan gue saat itulah yang membawa gue jadi seperti sekarang ini. entah asalnya darimana, keinginan itu muncul lagi, gue pengen kuliah S2. enggak tahu kelanjutannya nanti akan jadi dosen atau enggak, tapi ini masih ada hubungannya dengan niat gue untuk jadi budayawati.
tapi disatu sisi gue yakin, apa yang kita lakukan saat ini, detik ini adalah yang akan menghantar kita pada mimpi. kita enggak tahu kapan kesempatan datang, tinggal pilihan dari dalam diri yang menentukan.
Temen: luh.. Gue dapet iPod luh..
Gue: weeeh.. Asooyy
Temen: tapi gue udah keburu pulang
Gue: yaaahh goblooss!
Temen: emang belom rejekinya kali ya luh
Gue: iyaa..
------- HENING --------
Temen: tapi ini iPod luh iPod! Bukan jimbot!! *enggak kalem
Gue: *nganga
saat ini semua pembicaraan pasti mengenai kenaikan BBM. pro dan kontra pasti terjadi dalam setiap keputusan nantinya, jangankan keputusan akhir, sekarang aja udah terjadi ribut-ribut. lalu bagaimana dengan pendapat saya?
mari coba saya jabarkan. siapa sih yang mau kalau pengeluaran tambah besar tapi penghasilan masih tak menentu? saya juga enggak mau. penolakan terjadi dimana-mana atas nama kasihan rakyat kecil. pada dasarnya, kenaikan BBM ini harus sudah terjadi sejak lama. sayangnya pemerintah terlalu memanjakan rakyat dengan yang namanya subsidi. saya bukan orang yang pro terhadap pemerintah tapi itulah keadaannya.
saya kurang mengerti tentang perhitungan APBN atau harga minyak didunia, tapi yang saya tahu harga BBM di indonesia ini masuk dalam hitungan termurah. memang sih dengan adanya kenaikan ini, banyak rakyat yang sengsara makin sengsara, tapi mungkin itu hanya gambaran umum dan emosi yang menggebu-gebu. Indonesia itu mungkin enggak sepenuhnya miskin, buktinya hampir semua penduduk bisa punya HP yang ada internetnya. mereka bisa beli pulsa atau contoh lainnya, harga rokok yang selalu naik tapi masyarakat bisa tiap hari beli berbungkus-bungkus.
memang enggak sama pembandingannya tapi dengan kata lain masyarakat tetap sanggup untuk membeli itu. meskipun kita tahu juga imbas dari kenaikan ini akan mempengaruhi ke aspek lain. kayak ongkos angkutan umum naik, sembako naik dan semuanya ikutan naik. saya juga bukan orang yang enggak kena imbas dari kenaikan ini, pastinya kantong saya juga makin mengkerut. apalagi dengan gaji seorang wartawan yang sangat pas-pasan, karena saya tidak menggunakan motor pastinya pengeluaran saya juga semakin banyak. tetapi satu hal yang harus diingat, harga BBM pasti akan naik juga nantinya, ini hanya sebuah bom waktu saja yang siap menunggu moment-nya.
seharusnya masyarakat diberikan gambaran yang jelas mengenai kenaikan ini. menurut saya kenaikan yang terjadi tanggal 1 April dengan entah kapan akan sama aja. masyarakat belum siap? sampai kapan pun masyarakat tidak akan pernah siap. seperti yang saya bilang tadi, masyarakat terlalu lama terlena. selama ini subsidi paling besar mungkin untuk BBM, sehingga untuk hal lain tidak terlalu diperhatikan. coba liat masyarakat didaerah terpencil, sekolah fasilitasnya sangat buruk, gedung sekolah yang tidak layak, jalanan rusak dan lainnya. mungkin ini terjadi karena fokus pemerintah hanya untuk BBM. seharusnya mahasiswa juga memikirkan hal ini.
saya tidak menyalahkan mahasiswa yang berdemo untuk menyampaikan derita rakyat. demonstrasi itu bagus, berarti mereka masih punya rasa untuk mengkritisi apa yang terjadi. tapi jangan lupa, masyarakat yang berada didaerah terpencil itu lebih menderita. saya setuju dengan aksi mahasiswa ini, enggak ada yang salah. namun ada baiknya para mahasiswa ini juga memiliki pandangan lain mengenai kenaikan ini.
apakah saya orang yang pro terhadap kenaikan ini? bagi saya ya sama saja. mungkin ada baiknya memang naik, loh kenapa? agar masyarakat mencari alternatif baru untuk bahan bakar. minyak bumi itu bukan sumber daya alam yang bisa diperbaharui, lambat laun pasti akan habis. kalau kita terlalu mengandalkan BBM dengan harga yang murah, kita enggak akan berusaha untuk mencari lain. BBG, enggak terlalu laku, paling cuma transjakata yang pakai. Indonesia itu kayak akan sumber daya alamnya. seharusnya kita bisa mencari alternatif untuk ini, belum siap lagi? Indonesia memang enggak akan pernah siap.
jika BBM jadi naik, harus ada barterannya juga. bisa dari perbaikan infrastruktur di segala bidang, ini yang akan memajukan negara. menurut saya. asalkan tidak ada korupsi saja didalamnya. subsidi yang biasa digunakan untuk BBM harus dialihkan pada bidang lain yang masih terbengkalai. Indonesia itu adalah negara yang sangat besar, masyarakatnya bukan hanya yang berada dikota besar saja tapi juga ada didesa-desa. perhatikan kesenjangan ini, buka sudut pandang lain tentang kenaikan ini.
intinya semua orang bebas berpendapat, setuju atau tolak juga tergantung dengan pandangan masing-masing. tapi coba lihat untuk masa depan.
Temen: kayak berita, cinta itu harus di update, harus dikonfirmasi. Jangan cuma diawal doang, biar HOT
Gw: iyee.. Asal jangan keseringan di plintir ajee
Temen: wkwkwkwkwk.. Nyindir aje lau
AKU
Saat tiap sudut ruangmu menjadi gelap
Apakah terbersit sosok seorang aku?
Saat khayalanmu bertaburan penuhi tawa
Bolehkah seorang aku diperkenankan?
Hanya seorang aku..
Aku sendiri, aku..
Bila sang terang menciummu dengan sinarnya
Apakah seorang aku diperkenankan?
Bila segarnya air terbalut indah di tubuhmu
Bolehkah seorang aku ikut serta?
Hanya seorang aku..
Aku sendiri, aku..
Biarkan pikiranku hidup di kepalamu
Biarkan diriku bersemayam dalam tubuhmu
Dan biarkanlah seorang aku miliki jiwa dan ragamu
Hanya seorang aku..
Aku sendiri, aku
orang 1: eh.. elo katanya mau katanya mau dikasih bebe tuh
orang 2: kata siapa lo?
orang 1: kemaren si... yang bilang *(gw lupa namanya)
orang 2: ooh.. bebe-nya merk apaan emang?
gw: *langsung pengen ngakak guling2, mungkin yg dia maksud tipenya kali ya